Tari Baris Kekuwung

Tari Baris Kekuwung di Desa Sandakan, Kecataman Petang, Kabupaten Badung, berlangsung di Temuku Waya/Aya Subak Sandakan  setiap enam bulan sekali, yaitu bertepatan dengan kajeng umanis, menjelang musim tanam atau nandur/ngewiwit. Tradisi pementasan Tari Baris Kekuwung  adalah tradisi dengan properti yang sangat sederhana yaitu dengan hanya memakai Kekuwung yaitu sarana upacara umat Hindu yang terbuat terbuat dari kulit babi  yang ditata sedemikian rupa berupa sate reringgitan. Jenis sate ini disisipkan pada destar dan urutan dikalungkan pada leher penari. Tradisi pementasan Tari Baris Kekuwung merupakan tradisi tua, yang berlangsung dari masa ke masa dan dari generasi satu ke generasi berikutnya. Disebutkan tradisi tua, karena tradisi ini sudah berlangsung lama, dan bahkan saking tuanya tidak satu orang pun dari masyarakat Desa Adat Sandakan  tidak yang dapat menjelaskan tahun pasti dari permulaan terselenggarakannya pementasan Tari Baris Kekuwung. Masyarakat Desa Adat Sandakan mempercayai bahwa  pelaksanaan dari tradisi pementasan Tari Baris Kekuwung yang dilaksanakan Temuku Aya Subak Sandakan beserta dengan ritual dan upacara yang menyertainya telah memberikan kesuburan, kemakmuran, dan ketenangan di seluruh wilayah dan lingkungan desa adat. Dengan terselenggaranya upacara ini masyarakat merasa lebih sehat, rukun dan tenteram. Begitu pula tanaman yang mereka tanam tumbuh subur, seiring dengan kesadaran dan ketekunan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian dan tegalannya. Karena itu, masyarakat Desa Adat Sandakan sangat  mensyukuri diri mereka menerima warisan tradisi yaitu Tari Baris Kekuwung. Masyarakat menempatkan keberadaan Tari Baris Kekuwung sebagai bagian penting dari kehidupan dan religi yang  diyakini. Tujuan penyelenggaraan pementasan Tari Baris Kekuwung dalam upacara ”Mapag Toya ”  kepada Sang Hyang Siwa Sangkara (Tuhan Yang Maha Kuasa) agar segala tumbuh-tumbuhan diberikan kesuburan. Dengan kebesaran anugerah Tuhan maka masyarakat desa mendapatkan ketenangan, kemakmuran, dan kesejahteraan hidup lahir dan batin. Masyarakat Desa Adat Sandakan  meyakini, bahwa dengan mementaskan Tari Baris kekuwung masyarakat akan mendapatkan energi positif dari sinar suci Ida Sanghyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mementaskan Tari Baris Kekuwung dipresentasikan dapat memberikan kekuatan semesta berupa kesuburan.

Alamat

Desa Sandakan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Provinsi Bali

Status

Warisan Budaya Takbenda

Domain

Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan