Visi, Misi & Tujuan

Logo Konsep Kementerian Kebudayaan

Sejarah Logo Kementerian

Kementerian Kebudayaan meluncurkan logo kementerian pada tanggal 13 Desember 2024 bertempat di Museum Nasional Indonesia. Logo ini dipilih melalui proses seleksi lebih dari 3.201 peserta lomba. Dewan juri lomba desain logo Kementerian Kebudayaan terdiri dari: Prof. Dr. Bambang Wibawarta, M.A; Didit Hediprasetypo Prabowo; Ivan Chen; Franki Raden; Diana Nazir; M. Asrian Mirza; dan Abu Chanifah.

Logo yang sekarang digunakan Kementerian Kebudayaan adalah hasil karya Reza Rasendra dari Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah, selaku pemenang sayembara logo. Disamping diberikan kepada Reza, hadiah diserahkan pula kepada Syendi Subhekti dari Rokan Hilir, Riau sebagai peraih karya terbaik 1 dan Rahman Hakim, dari Sukabumi, Jawa Barat, sebagai peraih karya terbaik 2.

Kegiatan peluncuran logo Kementerian Kebudayaan RI dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha. Turut hadir pula Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, beserta pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie. Selain itu juga dihadiri para duta besar negara sahabat diantaranya Rusia, India, Amerika, Malaysia, Belanda, Jepang, Turki, Singapura, Kuba, dan Peru.

LIMA (5) HELAI EKOR

Melambangkan 5 sila didalam Pancasila sebagai dasar bernegara untuk menyatukan keberagaman budaya menjadi satu rasa nasionalisme untuk mewujudkan pembangunan bangsa

EMPAT (4) HELAI SAYAP

Melambangkan terbentangnya keberagaman budaya di 4 batas geografis indonesia, yakni indonesia timur, indonesia utara, indonesia selatan dan indonesia barat. Pada bentuk objek ini terinspirasi dari bentuk atap rumah adat gadang yang melambangkan pembangunan dan mewakili kebesaran indonesia sebagai rumah yang nyaman untuk keharmonisan keberagaman budaya masyarakat indonesia

ANYAMAN/TENUNAN

Melambangkan semangat merajut kebudayaan dengan rasa gotong-royong, dan bersatu padu dalam mewujudkan keutuhan bangsa indonesia

MAHKOTA

Melambangkan kedaulatan dan kehormatan. Dengan menjaga dan melestarikan keberagaman budaya yang dimiliki indonesia, akan membuat indonesia menjadi negara yang dihormati dan di akui kedaulatannya di mata dunia.

PITA

Melambangkan rasa cinta, kebanggaan, dan perayaan. Objek ini mewakili harapan dan ajakan kepada seluruh masyarakat indonesia untuk merayakan dan melestarikan kebudayaan indonesia dengan rasa bangga dan rasa cinta.

DAUN

Menggambarkan generasi penerus bangsa yang siap untuk terus menjaga dan melestarikan budaya

SIMBOL "TAK TERHINGGA”

Simbol ini melambangkan keabadian. Menggambarkan bahwa budaya indonesia akan terus terjaga dan abadi selamanya.

Visi Kementerian Kebudayaan

Terwujudnya ekosistem kebudayaan yang inklusif, berkelanjutan dan berperan strategis dalam memperkuat jati diri bangsa, memperkokoh persatuan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemajuan peradaban bangsa bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Misi Kementerian Kebudayaan

  1. Melindungi dan melestarikan kekayaan budaya serta masyarakat adat dan penghayat kepercayaan;
  2. Mendorong kreativitas dan meningkatkan inovasi budaya berbasis teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat;
  3. Mengelola keberagaman budaya untuk memperkokoh persatuan bangsa;
  4. Memanfaatkan kebudayaan Indonesia sebagai soft power di tengah peradaban dunia; dan
  5. Menginternalisasi nilai-nilai budaya luhur bangsa melalui pendidikan serta pengarusutamaan kebudayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tujuan Kementerian Kebudayaan

  1. Peningkatan pemajuan kebudayaan untuk mengoptimalkan peran kebudayaan dalam pembangunan
  2. Penguatan tata kelola Kementerian Kebudayaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.