Pura Pucak Penulisan

Sekilas Tentang

Pura Pucak Penulisan atau yang juga dikenal sebagai Pura Tegeh Koripan merupakan salah satu pura tertua yang terletak di Desa Sukawana, para arkelog memperkirakan bahwa pura ini berkembang pada abad IX-XIII Masehi. Keberadaan pura ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat suci bagi umat Hindu, tetapi juga sebagai situs arkeologi yang merekam perjalanan panjang peradaban Bali sejak masa prasejarah hingga berkembangnya kerajaan-kerajaan masa Bali Kuna.

Secara struktur Pura Pucak Penulisan memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan pura lain yaitu menggunakan konsep teras berundak atau punden berundak yang menunjukkan kesinambungan tradisi pemujaan terhadap gunung sebagai tempat suci sejak masa prasejarah hingga sekarang. Selain keunikan tersebut, Pura Pucak Penulisan juga menyimpan warisan budaya yang berasal dari periode Bali Kuna berupa ratusan arca dan sebuah prasasti yang memberikan informasi mengenai kondisi sosial, budaya, dan sistem pemerintahan pada masa lampau. Lebih lanjut, tidak kalah menarik terdapat sebuah arca sejoli yang memuat prasasti pendek pada bagian lapik arca yang berangka tahun 933 Saka (1011 Masehi). Prasasti tersebut ditatah menggunakan aksara Kadiri Kwadrat dan aksara Bali Kuno, serta menggunakan bahasa Jawa Kuno dengan memuat nama Mpu Bga Anatah

Keberadaan Pura Pucak Penulisan tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga nilai spiritual dan edukatif bagi generasi sekarang maupun yang akan datang, sehingga kelestariannya harus tetap dijaga.

Alamat

Jalan Raya Sukawana, Kintamani, Bangli, Bali 80652

Status

Cagar Budaya Nasional

Juru Pelihara

I Putu Artha Yoga dan I Komang Adiariasa