Pura Yeh Gangga

SEKILAS TENTANG

Pura Yeh Gangga merupakan salah satu pura bersejarah di Bali yang memiliki nilai penting sejarah, agama, maupun kebudayaan. Keberadaan pura ini diperkirakan telah ada sejak abad ke-14, berdasarkan angka tahun yang termuat pada struktur batu bersusun yang mencantumkan tahun 1351 Çaka (1429 M) pada bagian depan dan 1256 Çaka (1334 M) pada bagian belakangnya. Kedua penanggalan tersebut menunjukkan bahwa Pura Yeh Gangga telah berdiri sejak masa akhir Kerajaan Bali Kuno. Nama “Yeh Gangga” sendiri diyakini bermakna sebagai sarana penyucian. Menurut Purana Yeh Gangga, pura ini juga berkaitan dengan kisah perjalanan Dewa Gede Kebo Iwo. Dalam perjalanannya, beliau mendirikan sebuah tempat suci bernama “We Gangga” yang kemudian berkembang dan dikenal sebagai Pura Yeh Gangga, sehingga menjadikan pura ini tidak hanya bernilai historis, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam bagi masyarakat.

Keunikan Pura Yeh Gangga tampak pada arsitekturnya yang memperlihatkan perpaduan budaya Bali dan Jawa. Apabila dikaitkan mengenai angka tahun 1256 Çaka yang merupakan masa pemerintahan raja Bali terakhir yakni Asta Sura Ratna Bumi Banten, yang mana pada masa itu Bali banyak mendapat pengaruh dari Jawa Timur. Sejalan dengan adanya bangunan utama pada halaman pura yang berbentuk menyerupai candi dengan atap bertumpang, dikelilingi bangunan-bangunan suci yang tersusun simetris layaknya candi perwara di Jawa. Pola tata ruang seperti ini sangat jarang ditemukan pada pura-pura di Bali, sehingga menjadikan Pura Yeh Gangga sebagai salah satu pura yang memiliki karakter arsitektur khas dan bernilai tinggi. Hingga kini, Pura Yeh Gangga tetap menjadi tempat suci yang dihormati oleh masyarakat sekaligus menjadi saksi perjalanan sejarah, budaya, dan perkembangan arsitektur Hindu di Bali.

Alamat

Br. Tuka, Desa Perean Tengah, Kec. Baturiti, Kab. Tabanan, Bali

Status

Cagar Budaya Provinsi

Juru Pelihara

-