Manusia Prasejarah Gilimanuk

SEKILAS TENTANG

Situs Manusia Prasejarah Gilimanuk merupakan salah satu situs penting yang memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat masa lalu, khususnya berkaitan dengan permukiman dan tradisi penguburan pada masa prasejarah. Situs ini pertama kali ditemukan pada 1962 saat pembangunan jalan raya Gilimanuk–Denpasar dan kemudian diteliti melalui sejumlah kegiatan ekskavasi yang dilakukan mulai tahun 1963. Berbagai temuan, seperti rangka manusia, gerabah, manik-manik, perhiasan, benda logam, tulang binatang, hingga sarkofagus, memperkaya pengetahuan tentang kehidupan masyarakat prasejarah di kawasan ini.

Hasil penelitian juga menunjukkan adanya empat lapisan stratigrafi yang menggambarkan aktivitas budaya pada masa berbeda. Lapisan pertama dan kedua merupakan lapisan budaya yang relatif muda. Lapisan ketiga merupakan lapisan permukiman (settlement layer) masyarakat prasejarah, pada lapisan ini ditemukan sisa-sisa fauna dan moluska, pecahan gerabah, benda-benda logam, perhiasan, periuk, serta tulang babi, unggas, dan ikan yang diperkirakan merupakan sisa konsumsi masyarakat. Sementara itu, lapisan keempat merupakan lapisan penguburan (burial layer), sebagian besar kubur manusia ditemukan pada lapisan ini. Keberadaan pecahan gerabah dan kulit kerang laut di sekitar kubur, yang memiliki kesamaan dengan temuan pada lapisan permukiman, menunjukkan bahwa aktivitas penguburan dilakukan di lingkungan yang juga menjadi tempat tinggal masyarakat.

Dengan karakter tersebut, situs ini tidak hanya menjadi tempat ditemukannya sisa-sisa manusia prasejarah, tetapi juga memberikan gambaran mengenai pola permukiman, teknologi, sistem kepercayaan, serta tradisi penguburan masyarakat masa lalu. Data hasil penelitian menunjukkan perkiraan pemanfaatan situs ini sekitar 750 SM hingga 900 M, dengan hasil penanggalan lain yang berada pada kisaran 195 SM–425 M. Selain itu, penanggalan radiokarbon terhadap sejumlah rangka manusia juga menunjukkan bahwa situs ini berasal dari masa prasejarah dan memiliki rentang kronologi yang panjang. Keberadaan situs Manusia Prasejarah Gilimanuk memiliki nilai penting sebagai sumber pengetahuan dan identitas sejarah budaya Bali, sehingga pelestarian situs ini bukan sekadar menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga merawat memori dan identitas budaya untuk diwariskan kepada generasi mendatang.

Alamat

Kawasan Pantai Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali

Status

Cagar Budaya Kabupaten

Juru Pelihara

I Kadek Suartama