Taring

Taring berwarna coklat, dengan keadaan patah, ditemukan di Goa Selonding Badung tahun 1961, diduga merupakan salah satu alat yang digunakan untuk berburu.

Sejarah

Penggunaan Taring Hewan pada Masa Berburu dan Meramu (Paleolitikum hingga Mesolitikum) merupakan salah satu bentuk adaptasi kebudayaan manusia purba yang sangat efisien. Berbeda dengan batu yang membutuhkan teknik reduksi (pemangkasan) yang rumit, taring hewan sudah memiliki bentuk dasar yang runcing, tajam, dan kokoh sejak awal, sehingga menjadi material favorit manusia prasejarah.

No. Registrasi

MUSA/2026/BIO/PEN/31

Bahan

Tulang

Warna

Coklat Kehitaman

Panjang

4,3 cm

Tinggi

Tebal

1 cm

Lebar

Diameter

Fungsi

Alat

Periode

Prasejarah

Status Kepemilikan

BP Kebudayaan Bali

Pemelihara

BP Kebudayaan Bali

Alamat Lengkap

Jalan Raya Dr. Ir. Soekarno, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar

Riwayat Kepemilikan

Penelitian

Koordinat

174 mdpal 50S 312110.428 mE 9057854.1718 mN

Pencatat

Tim Registrasi Koleksi Museum Sarkofagus

Tanggal Pencatatan

7 Juli 2026