Stupika 2

Stupika ini terbuat dari tanah liat yang dibakar menggunakan teknik cetak (moulding). Bentuknya menyerupai stupa kecil dengan bagian dasar, badan berbentuk kubah (anda), dan puncak, tidak terdapat motif pada setiap sisinya. Stupika inni ditemukan di pejeng pada tahun 1920.

Sejarah

Stupika merupakan artefak keagamaan Buddha yang ditemukan di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Benda ini berasal dari masa Bali Kuno, diperkirakan sekitar abad ke-8 hingga ke-10 Masehi, ketika agama Buddha berkembang berdampingan dengan agama Hindu di Bali. Penemuan stupika di Pejeng menjadi bukti penting bahwa wilayah tersebut pernah menjadi salah satu pusat aktivitas keagamaan pada masa Bali Kuno. Stupika ini ditemukan di pejeng pada tahun 1920.

No. Registrasi

MUSA/2026/ARK/PEN/161

Bahan

Tanah Liat

Warna

Coklat

Panjang

Tinggi

10,1 cm

Tebal

Lebar

8,8 cm

Diameter

Fungsi

Sarana Upacara

Periode

Hindu Budha

Status Kepemilikan

BP Kebudayaan Bali

Pemelihara

BP Kebudayaan Bali

Alamat Lengkap

Jalan Raya Dr. Ir. Soekarno, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali

Riwayat Kepemilikan

Penelitian

Koordinat

174 mdpal 50S 312110.428 mE 9057854.1718 mN

Pencatat

Tim Registrasi Koleksi Museum Sarkofagus

Tanggal Pencatatan

28 Juli 2026