Tutup Sarkofagus Melayang

Tutup Sarkofagus Melayang gaya Celuk, pecah bagian atas, memiliki tonjolan berbentuk kedok muka di bagian depan dan tonjolan bulat tebal di bagian belakangnya. Menariknya, mulut pada kedok muka ini terbuka dengan lidah terjulur. Bentuk kepalanya pun detail, menampilkan garis bibir, alis, dan mata yang jelas.

Sejarah

Sarkofagus Melayang merupakan salah satu tinggalan budaya megalitik yang ditemukan di Desa Melayang, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali. Sarkofagus ini berasal dari masa Perundagian (sekitar 500 SM–500 M), yaitu periode ketika masyarakat Bali telah mengenal teknologi pengolahan logam, tetapi masih mempertahankan tradisi penguburan menggunakan peti kubur batu sebagai bagian dari budaya megalitik. Tradisi ini mencerminkan sistem kepercayaan terhadap kehidupan setelah kematian dan penghormatan kepada leluhur.

No. Registrasi

MUSA/2026/ARK/PEN/143A

Bahan

Batu Padas

Warna

Abu - Abu

Panjang

123 cm

Tinggi

42 cm

Tebal

Lebar

62 cm

Diameter

Fungsi

Tempat Kubur

Periode

Prasejarah

Status Kepemilikan

BP Kebudayaan Bali

Pemelihara

BP Kebudayaan Bali

Alamat Lengkap

Jalan Raya Dr. Ir. Soekarno, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali

Riwayat Kepemilikan

Penelitian

Koordinat

174 mdpal, 50S 312110.428 mE 9057854.1718 mN

Pencatat

Tim Registrasi Koleksi Museum Sarkofagus

Tanggal Pencatatan

28 Juli 2026