Rumah Nyoman Rai Srimben

SEKILAS TENTANG

Rumah yang pernah ditinggali Nyoman Rai Srimben bersama Raden Soekeni Sosrodiharjo berada di wilayah Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung, Buleleng. Rumah ini menjadi bagian penting dari perjalanan kehidupan Nyoman Rai Srimben. Serimben berasal dari keluarga rohaniawan yang mengurus masalah keagamaan dan adat istiadat di Pura Bale Agung. Ayahnya, I Nyoman Pasek adalah pemangku di Pura Bale Agung, sementara ibunya, Ni Made Liran adalah wanita Bali yang mengurus masalah upakara dan upacara di pura tersebut. Singkat cerita Nyoman Rai Serimben bertemu dengan Raden Soekeni Sosrodiharjo pada tahun 1890-an. Raden Soekeni yang saat itu ditugaskan sebagai guru di Sekolah Rakyat (SR) 1 Singaraja dan kini SDN 1 Paket Agung oleh pemerintahan kolonial, kemudian jatuh cinta pada Serimben saat melihat Serimben menenun dan menari rejang di Pura Bale Agung. Srimben kemudian menikah dengan Raden Soekeni melalui perkawinan yang pada masa itu dianggap melanggar tatanan adat setempat. Di rumah tersebut juga Nyoman Rai Srimben melahirkan anak pertamanya yakni Soekarmini, sebelum kemudian pada tahun 1900 berpindah ke Surabaya bersama suami dan anaknya. 

Meskipun bangunan rumah yang asli sempat roboh karena faktor usia dan kemudian dibangun kembali dengan bentuk yang masih dipertahankan, keberadaannya tetap penting sebagai penanda tempat yang berkaitan langsung dengan perjalanan kehidupan Nyoman Rai Srimben yang merupakan ibu kandung dari Ir. Soekarno. Rumah ini memiliki nilai penting karena secara langsung berkaitan dengan sejarah kehidupan Nyoman Rai Srimben dan keluarga Soekarno, serta menjadi bukti material yang dapat memperkuat pengetahuan mengenai perjalanan hidup Nyoman Rai Srimben hingga melahirkan Ir. Soekarno yang merupakan Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia

Alamat

Dsn. Bale Agung, Jl. Gunung Batur No.24 Singaraja, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali

Status

Cagar Budaya Kabupaten