SEKILAS TENTANG
Pura Dalem Purwa Kubontingguh merupakan warisan budaya yang menyimpan jejak sejarah peradaban masa lampau yang tetap terjaga hingga saat ini. Keterbatasan sumber tertulis mengenai pura ini menyebabkan sejarah dan perkembangan pura belum dapat diketahui secara utuh. Namun, keberadaan tradisi lisan serta sejumlah tinggalan artefaktual yang masih tersimpan di pura dapat memberikan petunjuk mengenai sistem kepercayaan dan kehidupan keagamaan masyarakat pada masa lampau khususnya di wilayah Kubontingguh. Keberadaan Pura Dalem Purwa Kubontingguh dipahami sebagai salah satu Pura Kahyangan Tiga yang bersifat teritorial. Nama Purwa Kubontingguh dimaknai berkaitan dengan unsur purwa sebagai asal atau awal, bun sebagai kekuatan, dan tingguh sebagai sesuatu yang kuat atau tangguh, sehingga secara simbolis mengandung makna kekuatan yang luar biasa.
Keberadaan sejumlah warisan budaya berupa batu datar, lingga yoni, dan gelang perunggu yang ditemukan tahun 1974 menjadi indikasi sistem kepercayaan yang berkembang sejak masa prasejarah hingga Hindu-Buddha. Lebih lanjut, hal tersebut di dukung dengan keberadaan bangunan Gedong Dalem dengan ornamen relief yang memuat angka simbolik yaitu 1-5-6-3, selanjutnya dibaca sebagai tahun Saka 1563 atau 1641 Masehi. Berdasarkan uraian data artefaktual tersebut terlihat adanya kesinambungan pemanfaatan ruang sakral dari masa prasejarah hingga periode sejarah dan terus berlanjut sampai sekarang. Keberadaan tinggalan artefaktual dan keberlanjutan sistem kepercayaan masyarakat pendukungnya menjadikan Pura Dalem Purwa Kubontingguh tidak hanya memiliki nilai penting bagi sejarah, tetapi juga sebagai living monument yang terus dijaga dan dilestarikan keberadaannya.